Sungai Susu Di China
Jika kolam susu hanya ada pada lirik lagu di Indonesia, tapi di Kota Wenzhuo, China punya ‘Sungai Susu’. Sungai bernama Quxi ini memang unik. Airnya berwana putih mirip susu, sayang tidak bisa diminum.
Quxi adalah sungai yang mengalir di tengah Wenzhou, kota di sebelah tenggara China. Dilihat sepintas, sungai ini tampak sangat menarik, airnya berwarna putih kental mirip dengan susu. Uniknya lagi, air tersebut tidak hanya ada di satu titik saja, tapi sekitar 1,5 km.
Awalnya, penduduk sekitar mengira jika ada yang menumpahkan ratusan liter susu ke sungai. Tapi walaupun berwarna sama, ternyata dugaan mereka salah. Dari situs Beijing Shots, Senin (18/3/2013), air sungai menjadi putih karena tercemar lateks yang mengambang di permukaannya. Zat tersebut berasal dari pipa limbah pabrik di bantaran sungai.
Namun penduduk sekitar Sungai Quxi dan wisatawan yang datang tidak perlu khawatir. Pemerintah setempat sudah memeriksa kandungan air ‘Sungai Susu’ ini. “Cairan berwarna seperti susu putih ini tidak mengandung racun biokimia,” ungkap perwakilan dari Pemerintah Kota Wenzhou.
Sayangnya, penduduk dan turis sudah tidak bisa lagi menggunakan air di ‘Sungai Susu’ ini untuk dikonsumsi. Air sungai memang aman untuk kulit, tapi belum ada pembuktian jika airnya aman untuk diminum secara langsung atau dimasak terlebih dahulu. Yang jelas, perusahaan yang membuang limbah secara sembarang tersebut sudah dikenakan sanksi.
Meski tercemar, pesona Sungai Quxi tidak juga berkurang. Sungai Quxi tetap menjadi primadona Kota Wenzhou, terlebih saat warnanya menjadi putih bak susu. Penduduk lokal juga masih terlihat menggunakan air sungai untuk mencuci pakaian.
Quxi adalah sungai yang mengalir di tengah Wenzhou, kota di sebelah tenggara China. Dilihat sepintas, sungai ini tampak sangat menarik, airnya berwarna putih kental mirip dengan susu. Uniknya lagi, air tersebut tidak hanya ada di satu titik saja, tapi sekitar 1,5 km.
Awalnya, penduduk sekitar mengira jika ada yang menumpahkan ratusan liter susu ke sungai. Tapi walaupun berwarna sama, ternyata dugaan mereka salah. Dari situs Beijing Shots, Senin (18/3/2013), air sungai menjadi putih karena tercemar lateks yang mengambang di permukaannya. Zat tersebut berasal dari pipa limbah pabrik di bantaran sungai.
Namun penduduk sekitar Sungai Quxi dan wisatawan yang datang tidak perlu khawatir. Pemerintah setempat sudah memeriksa kandungan air ‘Sungai Susu’ ini. “Cairan berwarna seperti susu putih ini tidak mengandung racun biokimia,” ungkap perwakilan dari Pemerintah Kota Wenzhou.
Sayangnya, penduduk dan turis sudah tidak bisa lagi menggunakan air di ‘Sungai Susu’ ini untuk dikonsumsi. Air sungai memang aman untuk kulit, tapi belum ada pembuktian jika airnya aman untuk diminum secara langsung atau dimasak terlebih dahulu. Yang jelas, perusahaan yang membuang limbah secara sembarang tersebut sudah dikenakan sanksi.
Meski tercemar, pesona Sungai Quxi tidak juga berkurang. Sungai Quxi tetap menjadi primadona Kota Wenzhou, terlebih saat warnanya menjadi putih bak susu. Penduduk lokal juga masih terlihat menggunakan air sungai untuk mencuci pakaian.
Ardian dias / Selasa, 09 April 2013 /
/ Baca Selengkapnya »
Arti Uang Dalam Kehidupan
Tanpa disadari, banyak ORANG BAIK yang galau hidupnya karena menilai segala sesuatu dengan uang.
Ada orang baik yang merasa bahwa rezeki koruptor itu baik, padahal itu bukan rezeki – tapi uang yang membawa laknat yang sedang ditangguhkan (diberi tenggang waktu).
Dia merasa orang baik yang tidak kaya uang adalah orang sial, padahal rezeki bukan hanya uang.
Dia sehat tapi merasa miskin karena melihat ada orang kaya raya yang sakit keras – dirawat di rumah sakit mewah.
Dia beristrikan wanita yang salih, setia, dan pandai mengurus keluarga, tapi dia tetap merasa miskin karena tetangganya yang womanizer (penista wanita) punya uang lebih banyak.
Dia akan menertawakan orang baik yang sangat patuh kepada Tuhan – tapi yang untuk sementara ekonominya lemah, sebagai orang sial.
Dia meyakini bahwa orang tidak punya uang adalah orang sial, dan orang yang banyak uang dari korupsi sebagai beruntung.
Dia menganggap uang curian sebagai keberuntungan.
Dia orang baik tapi yang tanpa disadarinya sangat mata duitan.
Dia harus ingat …
Rezeki itu bukan hanya uang, dan meliputi yang lebih luas daripada hanya uang dan harta ekonomi, seperti kesehatan, kedamaian, kebahagiaan, cinta dan kesetiaan, kesetiaan dan pengabdian, usia yang penuh berkah bagi keluarga dan sesama.
Rezeki itu kebaikan yang diterima dari Tuhan karena kepatuhan kepada kebenaran.
Uang curian, harta hasil korupsi, dan semua yang didapat melalui ketidak-jujuran – bukanlah rezeki, tapi ukuran dari besar dan pedihnya hukuman yang sedang diangguhkan.
Janganlah membenci koruptor, tapi iri dengan harta curiannya.
Jadilah orang yang iri untuk meniru kebaikan orang miskin yang tetap memelihara kejujuran, dan tidak kagum atau iri dengan uang dan harta curian.
Rezeki itu harum dengan berkah.
Uang dan harta curian itu panas dengan fitnah dan kehinaan.
Lalu, mengapakah ada orang baik yang merasa uang dan harta curian sebagai keberuntungan, dan yang di-irinya, dan yang dijadikannya untuk berprasangka buruk terhadap keadilan Tuhan?
Janganlah membenci koruptor, lalu merasa minder karena kalah jumlah uang dan hartanya dibandingkan mereka.
Cintailah orang-orang baik, dan irilah dengan kepatuhan mereka kepada Tuhan.
Ada orang baik yang merasa bahwa rezeki koruptor itu baik, padahal itu bukan rezeki – tapi uang yang membawa laknat yang sedang ditangguhkan (diberi tenggang waktu).
Dia merasa orang baik yang tidak kaya uang adalah orang sial, padahal rezeki bukan hanya uang.
Dia sehat tapi merasa miskin karena melihat ada orang kaya raya yang sakit keras – dirawat di rumah sakit mewah.
Dia beristrikan wanita yang salih, setia, dan pandai mengurus keluarga, tapi dia tetap merasa miskin karena tetangganya yang womanizer (penista wanita) punya uang lebih banyak.
Dia akan menertawakan orang baik yang sangat patuh kepada Tuhan – tapi yang untuk sementara ekonominya lemah, sebagai orang sial.
Dia meyakini bahwa orang tidak punya uang adalah orang sial, dan orang yang banyak uang dari korupsi sebagai beruntung.
Dia menganggap uang curian sebagai keberuntungan.
Dia orang baik tapi yang tanpa disadarinya sangat mata duitan.
Dia harus ingat …
Rezeki itu bukan hanya uang, dan meliputi yang lebih luas daripada hanya uang dan harta ekonomi, seperti kesehatan, kedamaian, kebahagiaan, cinta dan kesetiaan, kesetiaan dan pengabdian, usia yang penuh berkah bagi keluarga dan sesama.
Rezeki itu kebaikan yang diterima dari Tuhan karena kepatuhan kepada kebenaran.
Uang curian, harta hasil korupsi, dan semua yang didapat melalui ketidak-jujuran – bukanlah rezeki, tapi ukuran dari besar dan pedihnya hukuman yang sedang diangguhkan.
Janganlah membenci koruptor, tapi iri dengan harta curiannya.
Jadilah orang yang iri untuk meniru kebaikan orang miskin yang tetap memelihara kejujuran, dan tidak kagum atau iri dengan uang dan harta curian.
Rezeki itu harum dengan berkah.
Uang dan harta curian itu panas dengan fitnah dan kehinaan.
Lalu, mengapakah ada orang baik yang merasa uang dan harta curian sebagai keberuntungan, dan yang di-irinya, dan yang dijadikannya untuk berprasangka buruk terhadap keadilan Tuhan?
Janganlah membenci koruptor, lalu merasa minder karena kalah jumlah uang dan hartanya dibandingkan mereka.
Cintailah orang-orang baik, dan irilah dengan kepatuhan mereka kepada Tuhan.
Ardian dias /
/ Baca Selengkapnya »
Berita Dalam Tawa 2013
Berita Dalam Tawa 2013 - Banyak orang menganggap berita adalah sesuatu yang serius dan memberikan informasi terbaru dalam kehidupan anda, Tidak untuk yang satu ini silahkan simak kebawah.
Namanya juga berita dalam tawa. Yang Baca harus ketawa donk. hwahahaha
Wabah Campak Menyebar Karena Banyak Pasangan Yang Dicampakkan
Jokowi : "Gak apa apa warga saya terjebak macet, yang penting gak terjebak masa lalu"
Tidak tahan terhadap panas, pemilik Mall berencana menutup Matahari
Ketahuan tidur di jalanan, Polisi tidur dipecat
Terlambat ngantor,seorang pengangguran dipecat
Berusaha menjatuhkan Presiden, Mahasiswa mulai menebar kulit pisang
BBM naik, ongkos pacaran bertambah, sepasang kekasih putus di Pom Bensin
Ingin harga diri naik, BANCI "kaleng" berganti nama menjadi BANCI "botol"
Harganya sudah mahal, PSK tak mau lagi disebut wanita murahan
Berlaku Sejak bulan Ini, Indomaret Ganti NamaMenjadi Indoapril
Ardian dias / Minggu, 07 April 2013 /
/ Baca Selengkapnya »
Cerita Lucu Sang Nenek Yang selingkuh
Cerita Lucu Sang Nenek Yang selingkuh - Ini adalah sebuah karangan belaka. Bila ada kejadian yang sama dengan kehidupan anda,maka berhati-hatilah. wkwkwkwk
Hwahahahahaha Maka berhati-hatilah bila nenek anda sedang mengalami perselingkuhan. Waspada dia akan memenuhi kamar anda dengan #$%$#^
- Maraknya infotaintment ttg perselingkuhan dan banyaknya pemakaian istilah selingkuhan dewasa ini ternyata menarik perhatian seorang nenek.
- Dia bertanya sama cucunya : “Cucu….apa sebenernya selingkuhan itu? “
- Tak ingin si Nenek memikirkan hal yang tidak-tidak, Sang cucu menjawab : “Oh….selingkuhan itu penyakit mencret2 atau diare Nek”. .
- Maka mengertilah nenek sekarang kalau orang sedang punya selingkuhan berarti orang itu sedang punya penyakit diare.
- Suatu pagi si nenek terduduk lemas di depan rumah dan kebetulan Pak RT lewat serta merasa iba.
- Pak RT bertanya pada Sang Nenek : “Nek…kok sepertinya kecapekan dan gak bertenaga gitu?”
- Jawab si Nenek : “Iya Pak RT….dari sore sampai pagi dihajar selingkuhan sampe lemes….belum sempat naikin celana …eh si selingkuhan dah hajar lagi…..siapa yg gak lemes Pak RT….”
- Pak RT : ?!?#?@??
Ardian dias /
/ Baca Selengkapnya »
Langganan:
Entri (Atom)















